Berita Pelatihan Audit Internal Dalam Rangka Peningkatan Mutu Dan Kinerja Puskesmas

Posted on: 17 Jul 2017 Oleh DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOYOLALI

       Boyolali. Bertempat di Hotel Azhima (Gambiranom-red) Ngemplak, Boyolali pada hari Senin, 10 Juli 2017 telah dilaksanakan pelatihan Audit Internal dalam rangka peningkatan mutu dan kinerja Puskesmas. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali dr. Ratri S. Survivalina, MPA.

        

        Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa Akreditasi Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama lainnya (Klinik Pratama dan Praktek mandiri dr/drg) merupakan salah satu mekanisme regulasi yang bertujuan untuk mendorong upaya peningkatan mutu serta kinerja pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan dan dilakukan oleh lembaga independen yang diberikan kewenangan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Selain itu untuk memenuhi persyaratan Puskesmas, dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama lainnya yang akan kerjasama dengan BPJS mempersyaratkan untuk lulus akreditasi sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional).

             

        Permenkes No. 46 tahun 2015 mengamanatkan bahwa Puskesmas wajib terakreditasi setiap 3 (tiga) tahun. Monitoring dan penilaian kinerja Puskesmas, merupakan persyaratan yang diminta oleh standar akreditasi tersebut. Penilaian kinerja dilakukan baik untuk upaya kesehatan perseorangan (UKP), upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan administrasi manajemen. Salah satu upaya untuk melakukan monitoring dan penilaian kinerja adalah dengan melaksanakan audit internal. 
      Audit internal merupakan proses audit yang dilakukan oleh Puskesmas sendiri dalam upaya monitoring dan penilaian kinerja. Audit internal dilakukan oleh tim audit internal yang dibentuk oleh Kepala Puskesmas dengan tahapan dan periode yang jelas. Agar tim audit dapat melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien, maka tim audit perlu menyusun rencana audit dan instrumen audit. Sebagai tindak lanjut pelaksanaan audit internal, dilakukan pertemuan tinjauan manajemen yang juga merupakan salah satu mekanisme penilaian kinerja di Puskesmas. Dalam pelatihan ini akan membahas tentang proses audit internal, mulai dari penyusunan rencana audit internal, pembuatan instrument audit, pelaksanaan audit, monitoring dan tindak lanjut audit, serta persiapan, pelaksanaan pertemuan tinjauan manajemen.

            

       Salah satu upaya untuk membangun sistem pelayanan tersebut adalah kegiatan Audit Internal yang dilakukan oleh Tim Audit Internal. Tim Audit Internal ini bertugas mengumpulkan informasi faktual dan signifikan (dapat dipertanggung jawabkan) melalui interaksi (pemeriksaan, pengukuran dan penilaian yang berujung pada penarikan kesimpulan) secara sistematis, objektif, dan terdokumentasi yang berorientasi pada azas penggalian nilai atau manfaat. Kegiatan yang dilakukan oleh tim audit internal adalah memastikan (konfirmasi dan verifikasi), menilai (mengevaluasi dan mengukur), merekomendasi (memberikan saran/masukan) apakah sistem mutu yang sudah disusun dilaksanakan dan dipatuhi. Untuk itu, perlu terlebih dahulu dilakukan Pelatihan Audit Internal bagi calon Tim Audit Internal Puskesmas yang akan melaksanakan Audit Internal di Puskesmas.

        Tujuan umum pelatihan ini adalah setelah mengikuti pelatihan peserta berperan sebagai Auditor Internal di Puskesmas sedangkan tujuan khususnya adalah mampu menjelaskan konsep mutu dan kebijakan akreditasi puskesmas, menjelaskan konsep audit internal, menjelaskan kompetensi dan karakter surveyor, melakukan audit internal, melakukan tinjauan manajemen dan menyusun laporan audit internal

       Peserta Pelatihan Audit Internal berjumlah 90 orang yang berasal dari 13 Puskesmas yang disiapkan dalam penilaian akreditasi Puskesmas tahun 2017 beserta jajaran bidang pelayanan kesehatan dan tim pendamping akreditasi FKTP.

         

Kategori

Informasi Terbaru

Video Terbaru