Berita Pemerintah Menjamin Akurasi Data Kependudukan

Pemerintah Menjamin Akurasi Data Kependudukan

Pengirim: Dispendukcapil Kab. Boyolali, Tanggal 08 Aug 2017
Kategori: Berita

JAKARTA – Kerja sama data kependudukan antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan pihak swasta khususnya lembaga perbankan terus digenjot. Pemerintah pun menjamin akurasi data kependudukan yang nantinya diperuntukkan untuk kepentingan perusahaan.

Seperti disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo saat melakukan kerjasama dengan UOB Indonesia di UOB Plaza, Jakarta Pusat, Senin (7/8). Tjahjo menegaskan jika kerja sama ini paling lambat awal tahun depan sudah selesai semua.

“Lembaga-lembaga yang sudah terintegrasi dalam upaya pemerintah memberikan jaminan data, sehingga memudahkan semua pihak agar memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” kata Tjahjo.

Dirjen Dukcapil kata Tjahjo terus bekerja keras untuk menyelesaikan masalah 1 juta data ganda. Tjahjo meminta dengan bantuan dari lembaga perbankan bisa membantu data ganda sehingga, tidak ada keraguan dari semua lembaga-lembaga baik swasta ataupun pemerintah terkait dengan data kependudukan yang sah.

“Orang boleh punya beberapa rekening berapa bank tapi data (Kependudukan)-nya harus tatap satu,” ujarnya..

Dijelaskan Tjahjo ini sudah diamanatkan dalam UU No. 24 Tahun 2013 bahwa data yang bersumber dari kemendagri ini untuk layanan publik, alokasi anggaran, perencanaan pembangunan, pembangunan demokrasi, penegakan hukum dan pencegahan kejahatan.

“Maka lembaga pengguna yang sudah bekerjasama dengan Kemendagri dalam pemanfaatan NIK dan Ektp sejumlah 234 baik swasta atau pemerintah. Dengan database yang dimiliki negara/pemerintah ini kami menjamin akurasinya. Mengingat kalau kita melakukan sinkronisasi dengan perekaman iris mata dan sidik jari,” tegasnya.

Terkait dengan pengadaan KTP el sendiri, Mendagri memastikan akhir tahun 2017 ini akan rampung. Karena pihaknya sudah menyebarkan  7 juta blanko KTP dan cadangan 1 juta di pusat. Menurut Tjahjo hampir 96 persen masyarakat sudah melakukan perekaman dengan baik.

“Kita berharap proses KTP el ini bisa berakhir akhir tahun 2017 ini,” ujarnya. Tjahjo meminta maaf karena proses sempat terhambat 1,5 tahun kemarin.

“Maret saya beranikan diri untuk teken kontrak pencetakan ulang dari kekurangan 7 juta ini. Mudah-mudahan bisa selesai, sehingga pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019 bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.

Untuk mempermudah penggunaan KTP, Mendagri mengatakan pihaknya akan melakukan kerja sama dengan rumah sakit ini terkait dengan rekam medis. Tidak hanya itu, Kemendagri juga akan mengadakan kerjasama dengan 300an perbankan dan lembaga swasta, kepolisian dan BNN.

“Ini contoh kecil yang menjadi beban tanggung jawab Kemendagri menyangkut KTP. Karena ini adalah nyawa ke dua warga Indonesia,” tutupnya.

Sumber:

http://www.kemendagri.go.id/news/2017/08/07/pemerintah-menjamin-akurasi-data-kependudukan

 

  Alamat Kontak

Jalan Raya Boyolali-Semarang km 5
Penggung, Boyolali, Jawa Tengah
Kode Pos 57351

Tel : (0276) 321086
Mail : info@boyolalikab.go.id
Web : www.boyolalikab.go.id

  Peta Boyolali