Page Pelayanan Penunjang

Posted on: 25 Jan 2017 Oleh RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SIMO

Pelayanan penunjang rumah sakit memberikan pelayanan sebagai berikut :

1.

Instalasi Farmasi 24 jam

Instalasi Farmasi RSUD Simo merupakan salah satu unit fungsional yang dikoordinasikan oleh seorang apoteker dan dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab secara langsung kepada direktur RSUD Simo. Kegiatan yang dilaksanakan di instalasi farmasi diantaranya adalah :

 

a.

Menyediakan obat-obatan yang bermutu baik dengan harga yang terjangkau bagi pasien di rumah sakit;

 

b.

Menyelenggarakan informasi obat kepada pasien dan tenaga medis yang membutuhkannya di RSUD Simo sebagai salah satu bentuk pelayanan farmasi klinis;

 

c.

Mengadakan perbaikan pelayanan Farmasi Produk dan Farmasi Klinis secara terus menerus dan berkesinambungan.

2.

Instalasi Laboratorium

Instalasi Laboratorium melayani pasien 2 kali shift pagi dan sore, karena keterbatasan tenaga.  Kegiatan yang dapat dilakukan di Instalasi laboratorium adalah pemeriksaan darah rutin, darah kimia, pemriksaan urin, pemeriksaan feses, mikrobiologi, serologi, pemeriksaan sperma.

3.

Instalasi Radiologi

Pelayanan rontgen di instalasi radiologi dilayani setiap hari dengan 2 kali shift, dan ada konsulen dokter radiolog yang datang tiap hari rabu untuk memberikan pelayanan USG dan lain-lain. Kegiatan yang  dapat dilayani di Instalasi Radiologi yaitu : pemeriksaan rontgen non kontras cranium, vertebrae, estremitas, plevik, thorax, abdomen, BNO, Invertogram.

4.

Instalasi Gizi

Pelayanan di instalasi gizi dikelola oleh ahli gizi beserta petugas memasak yang profesional. Kegiatan yang dilakukan oleh instalasi gizi adalah persiapan dan pendistribusian makanan ke pasien, penyimpanan bahan baku makanan, konsultasi gizi untuk pasien rawat inap dan rawat jalan, pencatatan dan pelaporan.

5.

Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit, Sanitasi dan Dampak Lingkungan.

Instalasi pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah sakit dikelola oleh ahli tenik elektromedik, dan Sanitasi dampak lingkungan dikelola oleh ahli sanitarian. Kegiatan yang dilakukan adalah :

 

a.

meminimalkan pencemaran lingkungan;

 

b.

pencegahan infeksi nosokomial;

 

c.

pengendalian serangga dan  hewan serta pemeliharaan sanitasi;

 

d.

pemeliharaan peralatan medis dan non medis

 

e.

perbaikan peralatan yang rusak.

Berita

Pengumuman

Link SKPD